Pertunjukan drama on stage yang dilaksanakan oleh mahasiswa prodi sastra inggris angkatan 2023 telah dilaksanakan dengan sukses. Pertunjukan ini melibatkan 42 orang mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Drama yang ditampilkan adalah bricklow dan spell of obedience.
Pertunjukan ini merupakan rangkaian akhir dari mata kuliah drama on stage yang menjadi ajang pembuktian bagi mahasiswa dalam menyalurkan kemampuan speaking, pronunciation dan apresiasi sastra. Selama satu semester mahasiswa membedah karya dan menampilkan karya tersebut dengan melakukan interpretasi sambil menyesuaikan dengan kultur sebagai mahasiswa UIN.


Bermain drama bukan sekadar menghafal naskah. Ini adalah laboratorium hidup untuk melatih berbagai keterampilan yang tidak selalu diajarkan di ruang kelas:
- Komunikasi dan Ekspresi Diri: Mahasiswa dipaksa untuk menyampaikan pesan dan emosi dengan jelas, baik secara verbal maupun non-verbal. Ini mengikis rasa canggung dan meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik.
- Kerja Sama Tim (Kolaborasi): Sebuah pementasan drama membutuhkan koordinasi yang harmonis antara aktor, sutradara, tim artistik, dan teknisi. Mahasiswa belajar tentang tanggung jawab kolektif, mendengar ide orang lain, dan beradaptasi dengan dinamika kelompok.
- Disiplin dan Manajemen Waktu: Proses latihan yang intens dan jadwal pementasan yang ketat menuntut disiplin tinggi dan kemampuan mengelola waktu antara akademik dan non-akademik—sebuah skill penting untuk kesuksesan pascakampus.